Jumat, 08 April 2011

KOMPOSISI URIN

URIN MERUPAKAN HASIL AKHIR DARI
FILTRASI PLASMA  ( GLOMERULUS )
ABSORBSI ( TUBULI )
SEKRESI    ( TUBULI )
EKRESI      ( URIN    )
@ VOLUME 500-2000 ml/ 24 JAM
@ BJ 1,015 -1,022
@ TOTAL SOLID /24 JAM, 50-72 gram
@ Ph  Normal 4,8 – 7,5
@ WARNA KUNING MUDA ( UROCHROM )
@  BAU  UREA ---------------- AMONIAK



VOLUME URIN DIPENGARUHI
1.INTAKE AIR
2.KERINGAT
3.AIR FESES
PENGATURAN AIR OLEH HORMON ADH
PENGATURAN GARAM OLEH ALDOSTERON
pH urin
Dipengaruhi pH darah ( sistemik )
1.Asam laktat
2.Amoniak
3.NaH2PO4
Asam organik/anorganik
ZAT ZAT FISIOLOGIS DI URIN
UREUM
HASIL AKHIR DARI METABOLISME PROTEIN
BILA KATABOLISME PROTEIN MENINGKAT
UREUM DI URIN AKAN MENINGKAT.
AMONIAK
HASIL DARI DEAMINASI ASAM AMINO(SEL TUBULI)
YANG TIDAK DIROBAH MENJADI UREUM
KREATININ
HASIL DARI METABOLISME OTOT YAITU PADA
KONTRAKSI OTOT
KREATIN P                     KREATININ +  ATP
KREATININ KOFISIEN : K 24/BB   
N P 20-26 NW 14-22
KREATININ KLIREN ; ml plasma/menit   N  95 – 105 ml/menit
ASAM URAT URIN
HASIL PEMECAHAN PURIN (ASAM NUK
LEAT).
MENINGKAT DI DARAH PADA
@ GOUT
@ LEUKEMIA
@ KANKER
@ PENYAKIT BERAT
@ STRES OKSIDATIF
ASAM AMINO URIN
@ FISOLOGIS 150-200 mg/24 JAM
SULFAT URIN
@ INORGANIK SULFAT: DARI MET AA  YANG MENGANDUNG SULFUR
@ ETHEREAL SULFAT : KAT SENY ORGANIK YANG MENGANDUNG SULFUR
@NEUTRAL SULFAT; MET TIDAK SEMPURNA DARI PROTEIN YANG MENGANDUNG  S
PHOSFA TT PADA RIKETSMENINGKAIA
KALSIUM
MENINGKAT PADA PENYAKIT TULANG
NATRIUM
DIPENGARUHI HORMON KORTEX ADRENAL
VITAMIN,HORMON,ENZIM OBAT  ATAU METABOLISMENYA
ZAT ZAT PATOLOGIS DI URIN
PROTEIN
PATOLOGIS BILA > 0.5 gr/ L urin
PROTEIN URIA FISOLOGIS
KERJA BERAT,OLAHRAGA,DIET TINGGI
PROTEIN,ORTOSTATIK,HAMIL
PROTEIN URIA PATOLOGIS
RENAL,PRERENAL , POST RENAL
PRE RENAL PROTEIN URIA
@.MULTIPLE MYELOMA

@ HOD’KIN DESEASE                                               BENCE JONE’S PROTEIN
 RENAL PROTEIN URIA
@ GLOMERULO NEFRITIS
@ SINDROMA NEFROTIK
POST RENAL PROTEIN URIA
@ POST RENAL INFECTION
ZAT ZAT PATOLOGI URIN     cont
GLUKOSA         :    DIABETES
FRUKTOSA       :   KEL METABOLIK
GALAKTOSA    :   KEL METABOLIK
KETON BODI ↑ :   KETOSIS
ERITROSIT       :   HEMATURIA
HEMOGLOBIN  :   MALARIA
BILIRUBIN         :  HEPATITIS
PORFIRIN          :  KEL KATABOLISME HEME
MENGUKUR BJ URIN. (3 decimal)
1.Nama alat urinometer (suhu tara ? )
2.Urin harus 24 jam (urin pagi akhir ambil)
3.BJ terbaca harus dikoreksi,bila suhu tara
     tidak cocok dengan suhu urin : ± 0,001
     setiap perbedaan 3o C
TOTAL SOLID.  2 angka terakhir x 2,66 /L x
     volume urin 24 jam.(L)
CONTOH
BJ terbaca 1.020 , suhu tara alat 15oC.
suhu urin 30o C
Koreksi = (30 – 15)/3  x 0,001 = 0,005
BJ = 1.020 + 0.005 = 1.025 ( ok suhu urin
lebih tinggi dari suhu tara alat )
Bila suhu tara alat  sama dengan suhu urin
tidak ada koreksi. Kalau suhu tara alat 45oC
maka BJ menjadi 1.015.
Pemeriksaan urin di Laboratorium
1.Protein----------tes coagulasi
2.Gula  ------------------Reduksi tes
3.Glukosa ----------------Gluko tes
4.Urobilin ---------------Slesringer tes
5.Bilirubin---------------Fouchet tes
6.Benda keton---------Nitropruside tes
7.Sediment------------Mikroskopis
8. Test kehamilan---------HCG tes
9. Narkoba-------------- Chromatografi
10.Dan lain lain




























0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms